Home > Review > Review Produk Otomotif > Flushing Pertama HDEO Shell Rimula R4X Yamaha New Scorpio Z
Flushing Pertama HDEO Shell Rimula R4X Yamaha New Scorpio Z

Flushing Pertama HDEO Shell Rimula R4X Yamaha New Scorpio Z

Berbekal rasa ingin tahu, akhirnya saya putuskan untuk mengakhiri proses flushing pertama penggunaan oli HDEO Shell Rimula R4X di Yamaha New Scorpio Z. Berdasarkan testimoni saya kemarin setelah menempuh jarak 500km, sebenarnya kondisi masing sangat bagus, hasil drop test juga masih bergradasi yang lumayan bagus dan banyak disarankan untuk dilanjutkan saja. Pemakaian juga masih enak dan semooth, tapi pas kilometer 610, saya putuskan untuk flushing dengan alasan utama yakni ingin tahu seberapa besar penguapan atau jumlah oli yang hilang setelah lebih dari 500km.

Seperti biasa, ketika di tap oli pun terlihat menghitam. Namun kondisi masih licin, dengan kekentalan yang cukup dan tidak cair seperti air. Cukup banyak juga waktu di tap, itupun banyak yang tumpah ketika memindah posisi motor dari standard samping ke standar tengah (sata tap oli dengan cara motor diposisikan standard samping). Dan juga yg tercecer ketika membuka filter oli.

Hasil drop test dari kiri ke kanan, 1 tetes, 2 tetes, 3 tetes dan 4 tetes. Masih cukup bergradasi dan menurut saya kondisi masih cukup bagus.

Lalu bagaimana dengan penguapan ? Saya ukur di botol oli bekas, belum termasuk tumpahan dan ceceran, disitu saya ukur mendapatkan hasil 1200ml lebih sedikit. Kalau ditambah dengan tumpahan dan ceceran, mungkin mendekati 1300ml yang berarti penguapan sangat sedikit sekali. Dari 1300ml yang saya tuang, setelah 610km, hampir masih utuh, misalpun ada pegurangan volume oli, perkiraan saya kurang dari 50ml. Luar biasa, Motul Gold 3100 yang saya pakai biasanya penguapan cukup tinggi yakni 100ml per 500km pemakaian.

Berbekal rasa ingin tahu, akhirnya saya putuskan untuk mengakhiri proses flushing pertama penggunaan oli HDEO Shell Rimula R4X di Yamaha New Scorpio Z. Berdasarkan testimoni saya kemarin setelah menempuh jarak 500km, sebenarnya kondisi masing sangat bagus, hasil drop test juga masih bergradasi yang lumayan bagus dan banyak disarankan untuk dilanjutkan saja. Pemakaian juga masih enak dan semooth, tapi pas kilometer 610, saya putuskan untuk flushing dengan alasan utama yakni ingin tahu seberapa besar penguapan atau jumlah oli yang hilang setelah lebih dari 500km. Seperti biasa, ketika di tap oli pun terlihat menghitam. Namun kondisi masih licin, dengan kekentalan…

Review Overview

User Rating: Be the first one !
0

About Khoirul Imamudin

Nama saya Khoirul Imamudin. Tinggal di sebuah kota kecil di Jawa Tengah. Kota yang terkenal dengan susunya, yakni Boyolali. Tinggal di sebuah wilayah yang cukup tidak lagi terpencil, tepatnya di Dukuh Jaten Wetan Desa Kragilan Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali. Selain aktif di dunia IT, saya juga hobby riding dengan motor, maka di blog saya ini konten yang saya bagi mungkin akan banyak bertemakan IT dan Otomotif.

2 comments

  1. Halo Mas, salam kenal, saya tertarik nih menyesatkan diri di aliran HDEO ini, kebetulan saya juga make motor yang sama.. Gimana impresi Pio-nya sekarang? Masih lanjutkah make Rimula R4X? Saya penasaran dengan impresi jangka menengah-panjang bagaimana. Thanks.

    • dari beberapa oli yg saya pake, mulai dari MCO smp HDEO, entah kenapa di pio saya, untuk oli dengan sae xW-40 selalu berkurang cukup banyak, terutama setelah menempuh >700km. dalam 2000km bisa sampai 400ml atau rata-rata 100ml/100km. Untuk Rimula R4X pun juga demikian, namun kalau oli yng SAE xW-50 (yg sering sya pake 15w-50), penguapan minim sekali.
      Untuk Rimula R4X saya sendiri cukup puas.. it’s worth lah… untuk panas2 an, kemacetan, bahkan nanjak tinggi (tes touring ke Guci Tegal) dan macet parah selama hampir 1 jam pun tidak sampai selip kopling, ada gejala cuman masih well aja. ke depan saya ingin coba yg lain, rnc mau hunting yg SAE-nya xW-50

Silahkan berkomentar