Home > Otomotif > Mencicipi Motul Gold 3100 15W-50 Buat New Scorpio Z Part 2: 0-100km

Mencicipi Motul Gold 3100 15W-50 Buat New Scorpio Z Part 2: 0-100km

Melanjutkan dari posting kemarin, soal Mencicipi Motul Gold 3100 15W-50 Buat New Scorpio Z Part 1 maka sekarang saatnya membuat review. Review kali ini adalah untuk 0-100km pertama, yach mungkin ga begitu signifikan mengulas nilai plus dan minusnya, soalnya oli masih  baru dan belum begitu terasa plus minusnya. Tapi coba saya bandingkan dengan oli Enduro 4t Racing yang sebelumnya saya pakai.

Pertama diwarnai “insiden” kepala baut pembuangan oli yang sleek akibat kunci yang jelek dan tidak pas… waduh.. akhirnya karena ga punya kunci lainnya terpaksa ke bengkel buat digantiin oli sekaligus ganti baut oli (beli part ori di dealer yamaha Rp8.500).

Oli Enduro Racing yang sudah memasuki km1500 pun di tap dengan menyisakan kira-kira 1 liter lebih sedikit. Lumayan juga penguapannya. Dan oli baru pun masuk 1200ml dengan sukses, baru nyadar pas masukin oli kalau filter oli ga dibuka sekalian hehe.. soale disitu kan masih ada beberapa mililiter oli yang sebaiknya ikut dibuang dulu hehe… ya wis terlanjur.. 😀

Selesai ritual ganti oli+ganti baut, akhirnya pulang dan mencoba kemampuan ini oli buat menaklukkan mesin besar pio. Saya garis bawahi disini, penilaian saya mungkin bisa memberikan hasil berbeda dengan orang lain. Karena beda orang, beda mesin, beda cara berkendara juga mempengaruhi penilaian bukan ?

Spesifikasi New Scorpio Z

Yamaha New Scorpio Z yang saya pakai tidak banyak perubahan, sebagian besar masih standard. Beberapa ubahan minimalis yang saya tambahkan seperti di bawah ini. Bisa dibilang ngefeknya cuman dikit aja aksesoris tambahannya ehehehe selebihnya full standard.

Busi : NGK Platinum D8EVX
9Power : 1 Biji Deket Koil
BBM : Pertamax
Kapasitor Bank : 2 x 10.000 mikrofarad 50v Custom

Spesifikasi Ridernya

Berat : +/- 80Kg
Muatan : +/- 2Kg

Result

Berikut ini hasil pengujian untuk 0 – 100 km pertama:

  1. Akselerasi lebih lambat dibanding Enduro Racing, tapi bisa dimaklumi karena visikotas yang saya pilih 15w-50, sedangkan Enduro Racing yang saya pake sebelumnya 10w-40
  2. Gejala selip kopling belum terasa, ga tahu klo ntar udah 1000km 😀
  3. Stop & Go belum begitu terasa kedodoran, maklum karena oli masih baru.
  4. Yang signifikan nih, rpm 8000 ke atas sampai 9500, power masih terasa ngisi. Kalau Enduro Racing, di atas 8000 serasa garing dan power seperti loss bin dicekik. Sama-sama masih menggunakan CDI Standard yg limiter. Jadi meski akselerasi di putaran bawah lemot, tapi tenaga di putaran atas mumpuni.
  5. Top Speed kalau feeling saya (soalnya ga berani di atas 120kph) nih, dibawah Enduro Racing. Patokan yang saya pakai, dengan Enduro Racing di posisi gigi 4 dan rpm 9000 bisa dapet 120kph, tapi dengan Motul ini cuman dapet 117-118 kph. Semuanya versi speedometer.

Demikian perbandingan yang saya rasakan di 0 – 100 km. Sekali lagi ini subjectif, hasil bisa beda di mesin yang berbeda dan rider yang berbeda. Review berikutnya Insha Allah di posisi 101 – 300 km.

 

 

 

 

About Khoirul Imamudin

Nama saya Khoirul Imamudin. Tinggal di sebuah kota kecil di Jawa Tengah. Kota yang terkenal dengan susunya, yakni Boyolali. Tinggal di sebuah wilayah yang cukup tidak lagi terpencil, tepatnya di Dukuh Jaten Wetan Desa Kragilan Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali. Selain aktif di dunia IT, saya juga hobby riding dengan motor, maka di blog saya ini konten yang saya bagi mungkin akan banyak bertemakan IT dan Otomotif.

5 comments

  1. mantepppppppp mas browww

Silahkan berkomentar