Home > Otomotif > Service & Maintenance > Monoshock Pio Bocor, Sekalian Upgrade Pakai YSS
Monoshock Pio Bocor, Sekalian Upgrade Pakai YSS

Monoshock Pio Bocor, Sekalian Upgrade Pakai YSS

Sepulang dari tugas ke Wonosobo beberapa hari yang lalu, saya rasakan sedikit keanehan dengan shock belakang. Tiba-tiba jadi empuk banget tidak seperti biasanya. Rasa was-was mulai muncul karena hari berikutnya tetesan oli sampai mengotori laintai. Waduhh… pertanda rembes bin bocor nih. Gejala bocor sepertinya sudah agak lama, mungkin 2-bulan dengan ditandai tetesan oli shock, namun sangat sedikit sekali. Dan 2 hari terakhir ini.. wow… kayak dikuras 😀

Setelah dilepas, kondisi shock lumayan basah kena oli. Oli bocor seperti ini kemungkinan besar karena seal sudah rusak yg diakibatkan mungkin karena kotoran yang masuk dan menempel sehingga menggerus shock. Dan juga didukung dengan beban berat yang dibawa setiap hari. Dimana selain boncenger, ditambah 2 pannier almu kanan kiri dan top box.

Opsi pertama adalah menimbang untuk service shock, dimana biasanya seal akan diganti yang baru kemudian diisi shock oil kembali. Cuman kalau penanganan yang tidak tepat, biasanya tidak berumur panjang. Namun solusi ini paling murah, mungkin tidak sampai 100rb. Cuman dengan kondisi load beban yang sama, apalagi mendekati musim mudik, saya khawatir shock rekondisi akan mudah jebol kembali. Kalau jebol pas di sekitaran rumah sih fine-fine aja, tapi ketika pas touring jarak jauh, bisa jadi kendala.

Opsi kedua mengganti dengan shock original pio. Namun di beberapa dealer kemungkinan stok kosong alias tidak ready saat itu juga. Biasanya inden minimal 5 hari dan bisa lebih. Maklum, pio kan termasuk motor yang agak di-anak tirikan oleh orang tuanya (Yamaha –red). Jelas cukup menyita waktu kalau nunggu 5 hari atau lebih, buat kerja je.. dan terkadang mendadak mesti mobile.

Opsi ketiga akhirnya menebus shock YSS Hybrid 302-240 untuk scorpio di dealer Timuran Motor Solo. Cukup menguras kantong juga, sekitar 800rb. Tapi it’s okay, saya sendiri tidak mau terlalu dipusingkan dengan masalah motor. Waktu saya lebih baik saya pakai buat develop kerjaan dari pada nunggu sparepart inden maupun was-was ketika pakai shock rekondisi. Yang penting ketika mau dipake, saya tahu motor ini ready dan fix titik tanpa tanda tanya maupun koma. Apalagi minggu depan sudah harus dinas lagi ke Pemalang.

Untuk proses pemasangannya, saya akan bahas di artikel selanjutnya. Mudah kok, ga pakai ribet… 😀

Sepulang dari tugas ke Wonosobo beberapa hari yang lalu, saya rasakan sedikit keanehan dengan shock belakang. Tiba-tiba jadi empuk banget tidak seperti biasanya. Rasa was-was mulai muncul karena hari berikutnya tetesan oli sampai mengotori laintai. Waduhh... pertanda rembes bin bocor nih. Gejala bocor sepertinya sudah agak lama, mungkin 2-bulan dengan ditandai tetesan oli shock, namun sangat sedikit sekali. Dan 2 hari terakhir ini.. wow... kayak dikuras :D Setelah dilepas, kondisi shock lumayan basah kena oli. Oli bocor seperti ini kemungkinan besar karena seal sudah rusak yg diakibatkan mungkin karena kotoran yang masuk dan menempel sehingga menggerus shock. Dan juga didukung…

Review Overview

User Rating: Be the first one !
0

About Khoirul Imamudin

Nama saya Khoirul Imamudin. Tinggal di sebuah kota kecil di Jawa Tengah. Kota yang terkenal dengan susunya, yakni Boyolali. Tinggal di sebuah wilayah yang cukup tidak lagi terpencil, tepatnya di Dukuh Jaten Wetan Desa Kragilan Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali. Selain aktif di dunia IT, saya juga hobby riding dengan motor, maka di blog saya ini konten yang saya bagi mungkin akan banyak bertemakan IT dan Otomotif.

3 comments

  1. Matur suwun artikel nya, sepertinya saya akan ikuti jejaknya…

     

     

  2. Waduh gara-gara ketambahan bakso semangkok + martabak jadinya bebannya nambah dan shock pun bocor ^-^

Silahkan berkomentar