Home > Otomotif > Tempat Singgah Favorit Para Biker

Tempat Singgah Favorit Para Biker

Dalam touring maupun perjalanan menggunakan motor, sebelum sampai tempat tujuan, sering kali kita singgah di tempat-tempat tertentu baik untuk sekedar melepas lelah, snack, makan siang maupun sekedar berhenti untuk menikmati pemandangan yang nampak di depan mata.

Mini Market

Mini Market 24hrs bahkan sampai ke pelosok kecamatan

Tak dipungkiri, mini market jadi semacam Restorannya Para Biker. Softdrink dan cemilan pun tak ketinggalan di saat snack time. Dengan jam operasi 24hrs, maka jadi tempat paling ideal dalam perjalanan di malam hari. Parkiran yang cukup lega dan kadang juga ada kursi & meja menjadi pelengkap istirahat yang lumayan. Tips jika beristirahat agak lama, pastikan motor terkunci dengan baik, helm juga sebaiknya dibawa masuk karena banyak kejadian motor & helm yang raib tiba-tiba.

SPBU

SPBU sekarang bukan hanya sebagai tempat mengisi BBM, tapi juga menyediakan fasilitas lainnya

Selain buat kasih minum si kuda besi, SPBU juga bisa disebut Hotelnya Para Biker. Fasilitas lengkap seperti toilet, musholla, mini market, ATM dll bisa ditemui disini. Mau mandi, cukup bayar Rp2.000 aja bisa sepuasnya. Bahkan untuk menginap pun ga masalah, asal bawa sleeping bag atau alas, tinggal gelar di emperan atau cari tempat yg nyaman, oke-oke aja untuk istirahat sejenak. Misalkan pas riding jam 2 pagi dan ingin istirahat nunggu waktu subuh misalnya.

Warteg

Tempat makan yang murah meriah

Tempat paling cocok untuk istirahat makan. Selain harga cukup murah juga menu bisa beragam. Atau kalau ga begitu lapar, mungkin sekedar kopi hitam plus gorengan juga fine-fine aja. Atau sesekali coba menu masakan yang biasa namun di beberapa daerah mempunyai nama yang agak unik, misalnya kalau di Wonsobo sampeyan bisa mencicipi Bakso Mercon, Mie Ongklok, Tempe Kemul dan lainnya. Selain melepas lelah, kita juga bisa spik-spik dgn warga lokal yang kebetulan disitu buat nanya tempat, nanya jalan dll. Apalagi klo lokasi wartegnya ada di pedesaan, tambah gapyak biasanya para penduduknya. Atau mungkin sekalian wisata kuliner dengan masakan khas suatu daerah yang disinggahi, tambah maknyuss pemirsa.

Alun – Alun

Alun alun kota

Selain jadi tempat singgah, biasanya tempat ini juga dipakai buat tempat ngumpul. Misalnya janjian ketemu dengan rider lain, buat ancer-ancer dll. Biasanya minggu pagi cukup ramai. Dan klo malam, biasanya paling pas juga buat wisata kuliner.

Masjid

Sholat dulu biar perjalanan lebih barokah

Dekat alun-alun biasanya ada Masjid Agung yang menjadi simbol kebanggaan kota atau kabupaten setempat. Menyegarkan fikiran dan mengistirahatkan badan dengan sholat agar perjalanan juga lebih barokah.

Hotel

Hotel di kota-kota kecil biasanya cukup terjangkau

Kalau di lokasi tujuan mungkin agak lama, misalkan dalam rangka pekerjaan, hotel bisa dijadikan pilihan untuk menginap. Rata-rata hotel di perkotaan kecil bertarif antara 80rb – 200rb tergantung kelasnya. Pastikan hotelnya “bersih” biar kita juga nyaman menginap. Jika frekuensi kunjungannya sering, biasanya kita akan akrab dengan penjaga nya, atau bahkan pemiliknya. Seperti saya yang sering ke Wonosobo, punya langganan hotel di dekat kantor. Kalau pas menginap, saya bahkan ga perlu nitip KTP. Bayarnya pun ntar belakangan, soalnya sudah sering ke situ dan kantor klien saya juga cuman 100m dari hotel.

Dan beberapa tempat lainnya semisal Tempat Wisata, Rumah Teman/Saudara, atau tempat-tempat lainnya yang mempunyai spot yang indah dan mengundang kita meski hanya berhenti beberapa menit untuk menikmati keindahannya.

About Khoirul Imamudin

Nama saya Khoirul Imamudin. Tinggal di sebuah kota kecil di Jawa Tengah. Kota yang terkenal dengan susunya, yakni Boyolali. Tinggal di sebuah wilayah yang cukup tidak lagi terpencil, tepatnya di Dukuh Jaten Wetan Desa Kragilan Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali. Selain aktif di dunia IT, saya juga hobby riding dengan motor, maka di blog saya ini konten yang saya bagi mungkin akan banyak bertemakan IT dan Otomotif.

Silahkan berkomentar