Home > Otomotif > Tips & Trik > Tips Mencuci Mesin Motor Yang Murah Dan Bersih
Tips Mencuci Mesin Motor Yang Murah Dan Bersih

Tips Mencuci Mesin Motor Yang Murah Dan Bersih

Salah satu alasan utama mengapa saya lebih suka mencuci mesin sendiri adalah cara pencucian awal di tukang cuci yang biasanya menggunakan bensin / solar / minyak tanah untuk. Oke lah, mungkin alasan utamanya adalah agar mudah membersihkan sisa – sisa kotoran terutama bekas oli yang menempel di mesin maupun bekas kotoran lain yang sulit dibersihkan. Cuman keyakinan saya, penggunaan besin / solar / minyak tanah tetap ada resikonya.

Kita semua tahu bahwa beberapa part kendaraan terutama yang terbuat dari karet / plastik, tidak semuanya tahan terhadap cairan bahan bakar seperti bensin / solar / mintak tanah. Ketika benda – benda ini bersentuhan dengan bahan – bahan tersebut, tentunya akan mudah rusak. Kita juga tahu bahwa beberapa seal mesin terbuat dari semacam karet, bahan-bahan mirip karet, dan beberapa juga terbuat dari bahan-bahan mirip kertas. Nah, ini yang saya khawatirkan, penggunakan cairan tersebut tentunya akan meresap juga ke sela – sela hingga mengenai bagian-bagian yang terbuat dari karet tersebut. Akibatnya di khawatirkan seal tersebut lama kelamaan menjadi rusak dan bocor.

Khusus untuk pengguna pio seperti saya, penggunaan bensin dan lain sebagainya sangat tidak disarankan untuk membersihkan bagian rantai. Rantai bawaan pio di celahnya terdapat O-Ring yang terbuat dari karet. Jika anda maksain, bisa hancur tuh O-Ring. O-Ring di celah rantai disini selain berfungsi untuk menahan greese agar tidak mudah hilang, juga sebagai peredam agar rantainya tidak berisik ketika beroperasi.

Pilihan Pembersih

Lalu bagaimana caranya membersihkan mesin biar bersih yang tadinya belepotan oli ? Sampeyan bisa memanfaatkan beberapa bahan berikut ini:

  1. Gunakan cairan khusus pembersih mesin  (Engine Degreaser) yang dapat dibeli di beberapa supermarket. Ada yang murah dari 30 ribuan per liter hingga yang mahal ratusan ribu.
  2. Yang murah dan biasanya sudah ada di rumah, yakni detergen cair semacam Rinso, Sunlight dan lain-lain. Lebih bagus lagi kalau sabun cuci cair itu pakai yang khusus mesin cuci, karena lebih keras dan cepat melunturkan kotoran dan minyak.
  3. Cairan pembersih karat (Rust Remover) Dapat dibeli di supermarket dgn harga kisaran 60 an ribu. Dan mungkin lebih murah kalau belinya di toko-toko bangunan, cuman di tempat saya susah carinya.

Cara Membersihkan

Bagaimana cara membersihkan mesin dengan detergen cair ?

Yang pasti tips ini butuh kesabaran, karena mesin yang sangat kotor tidak bisa begitu saja bersih dalam sekali cuci. Mungkin perlu 2-3 kali cuci baru akan tampak perubahannya. Berikut tahapan pembersihannya:

  1. Basahi mesin dengan air, boleh juga disemprot agar kotoran-kotoran seperti tanah dan lain-lain hilang.
  2. Tuang sabun cuci cair ke dalam wadah secukupnya.
  3. Meunggunakan kuas dan sikat gigi bekas, mulai sapukan sabun cuci cair tadi ke mesin sampai berbusa. Untuk kotoran membandel atau bekas oli, gunakan sikat gigi. Boleh menggunakan sikat kawat tapi pilih yang lembut agar tidak merusak permukaan mesin. Jangan pakai sikat kawat yang buat mandiin kuda ya … 😀
  4. Setelah merata, tunggu kira-kira 10 menit kemudian semprot kembali pake air sampai busanya hilang,ulangi langkah nomor 3 jika dirasa masih ada beberapa bagian yg belum bersih.
  5. Setelah busanya hilang, bila perlu sapukan dengan kuas cairan pembersih karat / anti karat dan diamkan kurang lebih 15 menit. Cairan ini akan membersihkan noda-noda coklat dan hitam yang menempel pada mesin.
  6. Semprot lagi hingga bersih dan bekas cairan pembersih karatnya hilang.
  7. Kemudian cuci motor & mesinnya seperti biasa dengan sabun cuci khusus motor / mobil.

Jadi penggunaan detergen cair ini hanya untuk awal saja, menggantikan bensin / solar / minyak tanah yang sering dipakai di tukang cuci. Untuk hasilnya memang tidak terlihat mengkilap karena memang proses ini hanya mencuci saja. Jadi yang terpenting adalah membersihkan mesin secara aman dan murah. Setelah mesin bersih & kering, monggo saja mau dipoles dengan Autosol atau dengan obat poles apa saja yang biasanya sampeyan pake.. 😀

Saya sendiri setelah mesin bersih dan kering, saya kuaskan lagi pembersih karat / anti karat yang tadi dipake, namun tipis aja hingga mesin kelihatan wet look. Untuk mencuci sendiri yg terpenting jangan malas, jgn keburu kotor sampai lethek baru dicuci. Saya biasanya 3-4 hari sekali saya cuci, jadi kotoran tidak begitu membandel. Karena kotoran juga masih tipis, jadi mencucinya ga sampai 30 menit selesai. Kecuali klo kotorannya dah buanyakkk (habis hujan), ya bisa tiap pagi nyuci-nya hehehe…

Demikian sedikit tips dari saya.. monggo kalau mau dipraktekkan.. ya jelas mencuci motor sendiri itu lebih GREGET… 😀

Salah satu alasan utama mengapa saya lebih suka mencuci mesin sendiri adalah cara pencucian awal di tukang cuci yang biasanya menggunakan bensin / solar / minyak tanah untuk. Oke lah, mungkin alasan utamanya adalah agar mudah membersihkan sisa - sisa kotoran terutama bekas oli yang menempel di mesin maupun bekas kotoran lain yang sulit dibersihkan. Cuman keyakinan saya, penggunaan besin / solar / minyak tanah tetap ada resikonya. Kita semua tahu bahwa beberapa part kendaraan terutama yang terbuat dari karet / plastik, tidak semuanya tahan terhadap cairan bahan bakar seperti bensin / solar / mintak tanah. Ketika benda - benda…

Review Overview

User Rating: Be the first one !
0

About Khoirul Imamudin

Nama saya Khoirul Imamudin. Tinggal di sebuah kota kecil di Jawa Tengah. Kota yang terkenal dengan susunya, yakni Boyolali. Tinggal di sebuah wilayah yang cukup tidak lagi terpencil, tepatnya di Dukuh Jaten Wetan Desa Kragilan Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali. Selain aktif di dunia IT, saya juga hobby riding dengan motor, maka di blog saya ini konten yang saya bagi mungkin akan banyak bertemakan IT dan Otomotif.

One comment

  1. makasih gan infonya dan semoga bermanfaat

Silahkan berkomentar