Home > Hardware > Virtualisasi dengan VMWare ESXi (Bagian 3) : vSphere Client

Virtualisasi dengan VMWare ESXi (Bagian 3) : vSphere Client

Melanjutkan bagian 2 tentang Virtualisasi menggunakan VMWare ESXi, setelah proses install selesai, maka untuk mengakses ke server ESXi tersebut menggunakan VMWare vSphere Client (ada juga vCenter, cuman saya sendiri belum mempraktekannya). Ok.. langsung saja to-the-point dan biar gambar yang berbicara karena Saya juga ribet kalau kasih pengantar yang banyak-banyak apalagi mendayu-dayu bak penyair. ūüėÄ

Langkah pertama adalah kita harus mendonwload terlebih dahulu file installer dari VMWare vSphere Center ini. Cara termudah adalah gunakan browser favorit Anda untuk membuka alamat IP dari server ESXi Anda.

Klik Download vSphere Client, maka Anda akan diarahka ke link website www.vmware.com  untuk mendownload file installer dari VMWare vSphere Client. Bila link tidak ditemukan, kemungkinan telah tersedia versi baru, tinggal Anda mencarinya di situs tersebut. Kemudian install aplikasi tersebut, caranya mudah karena tidak memerlukan konfigurasi yang bermacam-macam sehingga tidak perlu Saya bahas disini. Bila sudah, klik ganda ikon VMWare vSphere Center di desktop Anda, maka akan muncul jendela login untu masuk ke sistem ESXi berikut ni:

Masukkan IP Address server ESXi, kemudian User Name dan Password, kemudian tekan Enter atau klik tombol Login. Bila login berhasil, Anda akan menuju layar utama dari VMWare vSphere Center berikut ini:

 Di jendela sebalah kiri, Anda akan menemukan IP Address server anda, dan terlihat disana belum ada virtual machine yang dibuat sama sekali. Dan untuk itu kita akan membuatnya.

Seperti di gambar di atas, Klik kanan IP Address server ESXi anda yang tampil dalam Tree View di sebelah kiri, kemudian pilih New Virtual Machine.

Pada menu Configuration ini, pilih saja Custom dan klik Next

 Berikan nama virtual machine yang akan Anda buat, klik Next

 Pilih Datastore yang digunakan untuk menyimpan virtual machine tsb. Karena saya hanya pakai 1 harddisk dan 1 partisi saja, maka hanya muncul 1 buah datastore dengan nama datastore1, klik Next

 Pilih versi terbaru saja, klik Next

 Pilih sistem operasi yang akan diinstal, dalam contoh saya akan menginstall Centos 6, maka saya memilih Linux dan Versionnya Centos. Anda dapat memilih 32bit maupun 64 bit tergantung support dari mesin yang digunakan. Klik Next

 Pilih virtualisasi processor, apakah akan akan menggunakan 2 processor dengan masing-masing 1 core atau sebaliknya menggunakan 1 processor dengan 2 core atau pilihan lain yang menyesuaikan dengan arsitektur processor yang dimiliki. Klik Next

 Masukkan besaran RAM yang akan digunakan, biasanya sudah terdapat default value. Namun Anda masih dapat mengaturnya sendiri. Klik Next

 Konfigurasi NIC, pilih berapa NIC yang akan dipakai. Klik Next

 Pilih SCSI Controller. Klik Next

 Pilih saja Create A New Virtual Disk. Klik Next

 Isikan besaran Harddisk yang ingin dialokasikan. Klik Next

 Pilih Virtual Device Node. Klik Next

 Done.. dan Anda dapat melihat ringkasannya. Kemudian klik Finish. 

Sampai disini, klik virtual machine yang telah Anda buat, dan di jendela di sebelah kanan, klik tab Summary untuk melihat ringkasannya. Anda dapat mengedit kembali beberapa setting virtual machine yang telah dibuat dengan klik link Edit Settings.

Berikutnya adalah menginstalasi sistem. Kita anggap mesin ESXi berada di ruang server yang terpisah dengan desk kita, dan tentunya dingin sekali bukan ? Ok, berarti skenarionya, kita akan instal via vSphere Client ini, dan source instalasinya adalah file ISO yang berada di komputer client. Untuk itu, kita perlu menyalakan virtual machine tsb dengan cara klik link Power On dan untuk melihat layar desktop nya klik tab Console

Tentunya masih kosong, seperti komputer yang start dan belum ada sistem di dalamnya. Selanjutnya, klik ikon CD dengan gambar kunci di toolbar.

 Pilih Connect to ISO image on local disk

 Pilih ISO yang ingin digunakan sebagai source instalasi, dan klik Open. Kembali ke layar hitam yang tadi, klik aja di tengahnya, lalu tekan Enter. Maka akan booting langsung dari file ISO tadi.

 Tampilan instalasi Centos 6 sudah muncul, dari sini tinggal melanjutkan instalasi seperti biasa.

Selamat bereksperimen !

About Khoirul Imamudin

Nama saya Khoirul Imamudin. Tinggal di sebuah kota kecil di Jawa Tengah. Kota yang terkenal dengan susunya, yakni Boyolali. Tinggal di sebuah wilayah yang cukup tidak lagi terpencil, tepatnya di Dukuh Jaten Wetan Desa Kragilan Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali. Selain aktif di dunia IT, saya juga hobby riding dengan motor, maka di blog saya ini konten yang saya bagi mungkin akan banyak bertemakan IT dan Otomotif.

Silahkan berkomentar