Home > Open Source > OpenMediaVault Sebagai File Server
OpenMediaVault Sebagai File Server

OpenMediaVault Sebagai File Server

Berawal dari sering bermasalahnya NFS Share pada File Server di lab yang menggunakan FreeNAS ketika diakses melalui Proxmox, maka saya coba-coba distro baru dan ketemu dengan OpenMediaVault. OpenMediaVault adalah sebuah distro Linux berbasis Debian yang dapat kita gunakan sebagai NAS (Network Attached Storage). Seperti distro lainnya yakni FreeNAS, hanya saja FreeNAS menggunakan FreeBSD sebagai basis sistemnya.

omv1

Instalasi OpenMediaVault setidaknya membutuhkan 2 (dua) buah storage yang nantinya akan berfungsi sebagai system dan storage volume. Saya mencoba instalasi OpenMediaVault ini di sebuah mesin tua dimana sistem saya install di sebuah FlashDisk 8GB dan untuk storage datanya saya menggunakan 2 (dua) buah harddisk SATA yang saya konfigurasikan sebagai RAID 1 (mirroring) di RAID Managementnnya si OpenMediaVault.

omv2

Server ini sementara saya gunakan sebagai file server yang memuat dokumen, galeri, backup, dan juga beberapa master aplikasi yang sering dipakai bersama di lab Wish Enterprise. Untuk hubungan dengan Proxmox seperti yang saya utarakan di awal paragraf, sementara ini File Server saya fungsikan sebagai backup (dump) storage dari Proxmox via NFS Share.

omv3

Mengingat basis distro ini adalah Debian, sangat menyenangkan sekali karena saya sendiri cukup familiar dengan keluarga Debian baik untuk server maupun desktop. Pilihan yang cukup worth, tinggal untuk pemakaian skala besar tentunya harus didukung oleh hardware yang mumpuni juga.

Berawal dari sering bermasalahnya NFS Share pada File Server di lab yang menggunakan FreeNAS ketika diakses melalui Proxmox, maka saya coba-coba distro baru dan ketemu dengan OpenMediaVault. OpenMediaVault adalah sebuah distro Linux berbasis Debian yang dapat kita gunakan sebagai NAS (Network Attached Storage). Seperti distro lainnya yakni FreeNAS, hanya saja FreeNAS menggunakan FreeBSD sebagai basis sistemnya. Instalasi OpenMediaVault setidaknya membutuhkan 2 (dua) buah storage yang nantinya akan berfungsi sebagai system dan storage volume. Saya mencoba instalasi OpenMediaVault ini di sebuah mesin tua dimana sistem saya install di sebuah FlashDisk 8GB dan untuk storage datanya saya menggunakan 2 (dua) buah harddisk…

Review Overview

User Rating: Be the first one !
0

Silahkan berkomentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: